Erling Haaland Bakal Atasi Krisis Lini Depan Chelsea

Erling Haaland Bakal Atasi Krisis Lini Depan Chelsea

Erling Haaland Bakal Atasi Krisis Lini Depan Chelsea – Walau belum terkalahkan di bawah instruksi Tuhel, Chelsea simpan kecemasan di baris depan mereka. Manager Chelsea Thomas Tuhel pilih bungkam masalah kekuatan transfer Erling Haaland pada musim panas kedepan di tengah-tengah kurangnya keproduktifan gol dari beberapa striker bintang mereka.

Chelsea sudah memainkan 12 laga di bawah instruksi Tuhel dengan catatan tidak pernah kalah, tetapi mereka hanya dapat cetak 13 gol di sejauh masa itu. Pemain seperti Timo Werner, Hakim Ziyech, Christian Pulisic, Olivier Giroud, dan Tammy Abraham seperti kehilangan sentuhannya di muka gawang.

Tuhel sebenarnya telah coba bermacam alternative untuk menangani masalah itu. Misalkan, dalam seminggu paling akhir, Tuhel jadikan Kai Havertz sebagai false nine.

Erling Haaland Bakal Atasi Krisis Lini Depan Chelsea

Erling Haaland Bakal Atasi Krisis Lini Depan Chelsea

Peranan itu sukses ditempuh Havertz menantang Everton (2-0) minggu kemarin, tetapi selanjutnya dia melembek di laga berikut melawan Leeds United. Havertz melewati banyak kesempatan emas bersamaan hasil seimbang 0-0 yang didapatkan Chelsea di Elland Road, Sabtu (13/2).

Ada wawasan masalah pembelian penyerang baru di transfer bursa berikut dan Haaland diberitakan menjadi sasaran fokus Chelsea sesudah bintang muda Norwegia itu sedang tampil eksplosif bersama Borussia Dortmund. Walau demikian, Tuhel masih yakin pada pemainnya sekarang ini

“Ini bukan saat yang pas untuk mengulas transfer bursa musim panas atau jalan keluar di luar tim kami,” kata Tuhel.

“Kami senang dengan pemain yang kami punyai sekarang ini. Kami terus cari jalan keluar dan kami akan menolong mereka. Pada umumnya, saya senang karena kami bukan hanya menyaksikan statistik berapakah gol dan assist yang sudah dibikin setiap pemain.”

Artikel Terkait:  Cara Mengitung Odds dan Kemenangan Judi Bola

“Kami masih menanti sebuah inovasi dari beberapa pemain kami hingga dapat stabil cetak gol. Kami tidak stop untuk selalu cari jalan keluar hingga kami dapat membuat banyak kesempatan buat mereka,” terangnya.

Selama ini, topskor Chelsea di zaman Tuhel malah berawal dari pemain tengah mereka. Mason Mount dengan catatan 3 gol dan Jorginho melalui tiga penalti kesuksesannya.

Kunci kebangunan Chelsea bersama Tuhel memanglah bukan berada pada baris depan mereka, tetapi pada solidnya baris belakang The Blues. Selama ini, semenjak diatasi Tuhel, Chelsea sanggup mencatat sepuluh clean sheet dari 12 pertandingan.

Tuhel memahami teamnya memanglah belum tajam di muka gawang, tetapi dia yakin perlahan-lahan untuk perlahan-lahan beberapa penyerangnya dapat mendapati kembali keyakinan dianya dan produktif di muka gawang.

Artikel diteruskan di bawah ini “Sudah pasti, kami terus latihan dalam penuntasan akhir tapi selanjutnya, seorang penyerang harus cetak gol. Itu yang diperlukan untuk tumbuhkan keyakinan diri Anda dan tidak ada substitusinya.”

Selanjutnya, Chelsea akan hadapi Atletico Madrid dalam putaran kedua set 16 besar Liga Champions, Kamis (18/3) pagi hari WIB.

Baca Juga :

Teknik Main Judi Poker Online Terbaru

Tipe Poker Di Agen Poker Online Terpercaya

Langkah Bermain Poker untuk Pemula

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *